Hari Bumi
Setiap tahunnya, 22 April dirayakan sebagai Hari Bumi. Kenapa tanggal itu yang dipilih? Pada hari yang sama di tahun 1970, tercatat sekitar 20 juta orang di Amerika Serikat berunjuk rasa. Mereka berkumpul menyerukan keprihatinannya tentang perubahan iklim, pemanasan global, dan polusi lingkungan yang semakin tak terbendung. Sejak saat itu, kepedulian lingkungan dijadikan isu di seluruh dunia.
Aksi bersih-bersih, penanaman pohon, ataupun tindakan sederhana seperti sekadar membeli produk daur ulang dan menggunakan kembali gelas plastik, banyak dilakukan orang untuk menandai hari ini. Rasanya tak cukup hanya di hari itu saja kita peduli kepada tempat kita berpijak. Hari Bumi boleh jadi awal, tapi kepedulian terhadap lingkungan harus jadi kebiasaan sehari-hari.
Hari Bumi sendiri punya bendera bergambar foto planet bumi berlatar belakang biru tua. Foto yang diambil dari pesawat luar angkasa Apollo pada tahun 1969 ini dapat dijadikan bahan renungan buat kita semua. Akankah warna yang sama akan ditangkap kamera beberapa puluh tahun mendatang? Apakah warna bumi akan berubah jadi lebih suram akibat polusi? Apa yang akan mulai kita lakukan untuk bumi?
Salam lestari! Salam hangat dari sini, sebuah tempat di sudut bumi.
History Taken from Tabloid Rumah
Bandung, April 2007
April 22nd, 2007 at 3:13 am
Aduhhh jorrr …. takut jorr memelihara tumbuhan.. tar dibilang aliran sesat pemuja tumbuhan lagiiiii mati kakakakakkakakakaka
April 22nd, 2007 at 3:17 am
Jeg enggal sajan comment jelema ney…
Nah… nanti saya banyakin deh koment ke blog Anda
Soalne selama ini jadi pembaca setia deen.
Iri cang nolih foto2 ci di Singapura puk
May 4th, 2007 at 11:04 pm
Hari Bumi mah sebenernya gak usah diperingati…
jadiin aja setiap hari adalah hari bumi, bukan cuma sekedar nanam pohon, tapi tidak buang sampah sembarangan, menjaga lingkungan air, udara dll itu yang lebih dibutuhin ama bumi saat ini. Bumi butuh kasih sayang dari kita, bener gak coy? bumi udah lelah nih
Halah, ngemeng apa gw. Cabut ahhhh… :p