Adalah Pada Suatu Hari
Adalah Peterpan
Dengan binar indah matanya
Terbang menembus pelangi
Dilihatnya seorang peri
Di kejauhan mimpi
Terdiam di tempatnya
Seperti ia pernah mengenalnya
"Guk… Guk… Guk…"
"Itu peri kecil pujaan hatimu"
Anjing putih kecil Peterpan berseru
"Oh…" Peterpan bergumam
Ia pun menghampiri
Peri kecil yang sedang duduk sendiri
Peri Kecil tersenyum
Sayap peraknya terluka
"Kenapa?" tanya Peterpan
"Entahlah" jawab Peri Kecil
Peterpan tersenyum
Mencoba mengerti
Memahami luka yang tak ingin dibagi
"Maaf" ucapnya pada Sang Peri
Sang Peri pun mengerti
Peterpan mencoba dengan setulus hati
Mengobati luka yang tak terperi
* * *
Ketika hari beranjak pergi
Peterpan melihat Sang Peri mencoba terbang kembali
"Terbanglah penuh semangat!!!" teriak Peterpan
Tapi Sang Peri tak mendengar
Peri Kecil menari-nari
Teman-temannya datang
Ada memuja ada yang menyayangi
Membagi semangat
Membantu untuk selalu bisa terbang kembali
"Terbanglah penuh semangat!!!" teriak Peterpan
Tapi Sang Peri tak mendengar
Peterpan pun tersenyum
Melihat Sang Peri terbang kembali
Mengepakkan indah sayap peraknya
"Guk… Guk… Guk…"
"Bukankah Sang Peri begitu berarti?"
Anjing kecil berseru lagi
Peterpan tak menjawab
Tangannya ternyata terluka
Ketika menyentuh sayap Sang Peri
"Guk… Guk… Guk…"
"Ayo kamu ikuti"
Anjing putih kecil menasehati
Peterpan tak mengerti
Membiarkan waktu berganti
Untuk terlelap dan bermimpi
Menghilangkan lelah di hati
Peri Kecil menari-nari
Melupakan luka di hati
Peri-peri lain begitu menyayangi
* * *
Pada suatu hari
Peterpan dan Sang Peri bertemu di negeri mimpi
Berjanji mengikat hati
"Guk… Guk… Guk…"
Anjing putih kecil tersenyum riang
Melihat Peterpan bersama Peri Kecil tersayang
Senyum mereka terkembang
Bulan dan bintang pun ikut berdendang
* * *
Anjing putih kecil berseru lagi
Membangunkan Peterpan dari mimpi
"Guk… Guk… Guk…"
"Aku akan pergi bersama Sang Peri"
"Menemaninya setiap hari"
Peterpan tersenyum
Melihat anjing putih kecil
Bersama dengan Sang Peri
"Andai aku jadi anjing putih kecil"
"Tentu aku akan gembira sekali"
"Selalu bisa menemani Sang Peri"
Sang Peri juga tersenyum lagi
Sungguh manis sekali
Berusaha menimpali
"Andai anjing putih kecil itu kamu Peterpan"
"Tentu aku akan bersedih hati"
"Dan akan lari jika selalu kamu temani"
Anjing putih kecil tertawa geli
Melihat apa yang terjadi
"Guk… Guk… Guk…"
"Peterpan dan Peri Kecil yang menawan hati"
"Kalian akan selalu kusayangi"
"Sampai aku mati"
* * *
Waktu pun terus berganti
Dengan kepakan sayap peraknya
Adalah Peri Kecil…
Terbang menari-nari
Jauh tinggi
Menembus batas mimpi
Musim pun selalu berganti
Dengan binar indah matanya
Adalah Peterpan…
Terbang jauh tinggi
Sampai nanti
Menembus ribuan pelangi
Jakarta, Juli 2007
July 18th, 2007 at 11:14 pm
ada dongeng baru ya kak…
baru denger ne kisah peterpan, perikecil ama anjing kecil…
maksudnya apa ya??
July 21st, 2007 at 10:16 pm
Baru ngeh klo ada comment Mita di blogku.
Thanks buat kunjungannya…
Iya nieh, ada dongeng baru. Satu2nya n ga ada duanya di dunia. Soalnya abis bermimpi , sebuah cerita dari negeri dongeng, ada Peterpan yang terbang tinggi bersama seorang peri… Tapi lagi seru2nya terbang tinggi, eh dikejar-kejar anjing… :p
Ya kemudian begitulah… Dongeng itupun akhirnya tercipta… :p